DPUPKP Bantul Selenggarakan Upacara Adat Mapag Toya, Dalam Rangka Gerakan Irigasi Bersih Ke-13 di Kalurahan Sriharjo

Dalam upaya memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dan peningkatan kualitas Infrastruktur pertanian, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul menyelenggarapan upacara adat Mapag Toya, di Kalurahan Sriharjo Kapanewon Imogiri pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian Gerakan Irigasi Bersih (GIB) ke-13, sebuah gerakan yang telah menjadi tradisi tahunan dalam menjaga keberlanjutan sistem irigasi pertanian di Bantul.

 

Upacara adat Mapag Toya merupakan tradisi masyarakat sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas ketersediaan air serta doa agar aliran irigasi tetap lancar dan membawa keberkahan bagi lahan pertanian. 

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan arak-arakan Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, beserta rombongan menuju lokasi prosesi Mapag Toya. Kemudian dilaksanakan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas keberlimpahan sumber daya air yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat dan sektor pertanian. Kegiatan dilanjutkan dengan siraman air kendi di pintu air sebagai simbol harapan agar sumber air senantiasa terjaga kelestariannya dan mampu mengaliri lahan pertanian secara berkesinambungan.

 

Prosesi berikutnya dilanjutkan dengan pembukaan pintu air yang diiringi alunan gejog lesung, kesenian tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat pedesaan. Selanjutnya dilakukan penebaran benih ikan di saluran irigasi guna menjaga ekosistem perairan. Kemudian rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bibit tanaman kepada perwakilan masyarakat dan kelompok tani sebagai upaya mendorong penghijauan kawasan sekitar sumber air dan saluran irigasi.

 

Melalui Workshop Gerakan Irigasi Bersih ke 13 ini, harapannya dapat menumbuhkan kesadaran beersama bahwa menjaga kebersihan dan kelancaran irigasi merupakan tanggung jawab bersama. Tradisi Mapag Toya menjadi penguat nilai – nilai kearifan lokal yang sejalan dengan upaya Pembangunan pertanian.

 

Gerakan Irigasi Bersih telah menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Dengan menggabungkan pendekatan teknis dan budaya, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus menjaga kelestarian sumber daya air di Kabupaten Bantul.