Peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi terus didorong untuk mendukung kualitas pembangunan di Kabupaten Bantul. Salah satunya melalui Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Bangunan Gedung yang diselenggarakan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul pada Selasa–Kamis, 22–24 September 2026, di Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak.
Kegiatan ini diikuti oleh para tukang bangunan yang merupakan warga Kalurahan Caturharjo. Pelatihan tersebut menjadi kesempatan bagi tenaga kerja lokal untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh pengakuan atas kompetensi yang dimiliki melalui proses sertifikasi.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pekerjaan bangunan gedung, baik secara teori maupun praktik. Materi yang diberikan kemudian diterapkan secara langsung agar peserta tidak hanya memahami tahapan pekerjaan, tetapi juga mampu melaksanakannya dengan baik sesuai standar yang ditetapkan.
Pada hari terakhir, peserta mengikuti praktik pemasangan tembok pagar. Para tukang secara langsung menerapkan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan melalui pekerjaan di lapangan. Praktik tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan peserta sekaligus memberikan pengalaman penerapan standar pekerjaan secara nyata.
Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi para tenaga kerja lokal di Caturharjo. Dengan keterampilan yang semakin baik dan kompetensi yang tersertifikasi, para tukang diharapkan semakin siap dan profesional dalam menghadapi kebutuhan pekerjaan konstruksi.
Peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan yang berkualitas. Keberadaan tenaga kerja lokal yang terampil dan kompeten tidak hanya mendukung kualitas pekerjaan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk semakin berkembang melalui keterampilan yang dimiliki.
Melalui kegiatan ini, keterampilan yang telah dimiliki para tukang diperkuat dengan kompetensi dan sertifikasi, sehingga diharapkan mampu menjadi bekal untuk bekerja secara lebih profesional dan memberikan hasil pekerjaan konstruksi yang berkualitas bagi masyarakat.



