Berita

Kuda-kuda Atap

Jumat Pon, 28 Februari 2014 08:04 WIB 4429

Kuda-kuda merupakan bagian yang memberi bentuk pada atap bangunan. Jarak antara kuda – kuda biasanya tidak lebih dari 3 m, kadang sampai 4m supaya ukuran gording dan balok bubungan tidak terlalu besar. Konstruksi rangka atap artinya dimulai dari menghitung kebutuhan bahan, membuat dan memasang konstruksi sehingga menjadi satuan konstruksi rangka atap pada bangunan . Dalam pekerjaan ini diambil salah satu contoh konstruksi kuda-kuda bentuk atap pelana dengan bentangan 700 cm atau 7,00 m Berikut adalah bagian kuda-kuda dan fungsinya : 1. Kaki kuda-kuda : Kaki kuda-kuda ini berfungsi sebagai tumpuan balok gording dan beban diatasnya.Selain itu kaki kuda-kuda ini dibuat dengan batang miring yang menunjukan sudut kemiringan atap. 2. Balok Datar Yaitu sebuah batang tarik yang berfungsi menahan gaya horizontal yang terjadi oleh gaya yang bekerja pada kaki kuda-kuda. 3. Balok penggantung Yaitu batang tegak yang berfungsi untuk menahan lentukan yang terjadi pada balok datar 4. Balok penyokong Yaitu batang yang berfungsi untuk menyokong kaki kuda-kuda agar tidak melengkung oleh beban dari balok gording. 5. Balok gapit Berfungsi untuk menggapit rangka kuda-kuda agar tidak melentur ke samping. 6. Usuk atau Kaso Ukuran yang dipakai adalah 5/7 dan dipasang menumpu pada balok gording,balok bubungan dan balok tembok. 7. Bubungan genteng. Ukuran yang dipakai pada umumnya adalah 2/20 dan dipasang pada balok bubungan untuk menahan genting kerpus dan adukan perekatnya