Berita

Semen Alam

Rabu Pahing, 21 Agustus 2013 08:55 WIB 2380

Semen alam adalah sebuah semen hidrolik yang dihasilkan dengan pembakaran batu kapur yang mengandung lempung, terdapat secara alamiah, pada suhu lebih rendah dari suhu pengerasan dan kemudian menggilingnya menjadi serbuk halus.Kadar silika, alumina dan oxida besi cukup untuk mendapat gabungkan diri dengan kalsiumoxida sehingga terjadi senyawa-senyawa kalsium silikat dan aluminat, yang dapat dianggap mempunyai sifat-sifat hidrolik seperti semen alam. Kita kenal dua jenis semen alam, jenis pertama pada umumnya dipergunakan dalam konstruksi beton bersamasama dengan semen portland. Jenis kedua adalah semen yang telah dibubuhi bahan pembantu yaitu udara, jenis semen kedua ini fungsinya sama seperti yang telah diutarakan diatas. Cara pembuatannya Semen alam dibuat dengan membakar lempung batu-kapur dengan kadar lempung 13 % – 35 %, kadar silika 10 % 20 % dan perbandingan yang sama antara alumina dan oxida-besi. Bahan lempung memberikan sifat-sifat hidrolik pada semen alam ini.Setelah dibakar yang diikuti dengan mematikannya dengan air untuk menghilangkan kapur bebas, maka klinker yang diperoleh digiling menjadi serbuk halus. Penggunaan semen alam Semen alam tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang tidak terlindung terhadap pengaruh cuaca langsung, akan tetapi dapat dipergunakan dalam adukan atau beton yang tidak pernah akan mengalami tegangan tinggi, atau dalam keadaan yang membutuhkan banyak bahan namun sama sekali tidak memperhitungkan kekuatan bahan tersebut. Ditulis oleh Suparni Setyowati Rahayu pada 02-08-2009 pada Chem-Is-Try.Org